10 November 2014

Objek Wisata Batu Seribu yang Terlantar

Kabupaten Sukoharjo menyimpan beberapa objek wisata yang sebenarnya cukup potensial untuk dijadikan objek wisata andalan di kabupaten tersebut. Di antaranya adalah objek wisata Batu Seribu yang berada di Desa Gentan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo. Objek wisata Batu Seribu menawarkan keindahan alam perbukitan batu yang menawan. Jalan akses yang berkelok naik turun bukit dengan pemandangan hutan jati di kanan dan kiri, memberikan sensasi tersendiri bagi para pengunjung. Sejarah terciptanya objek wisata Batu Seribu sendiri bermula dari keberadaan sumber air dengan nama umbul Pacinan yang berada di perbukitan Batu Seribu, Konon mata air ini tidak pernah kering meskipun pada musim kemarau.
Pemandangan jalan menuju Batu Seribu. (Foto: Dok. pribadi)
Saat kemarin (9/11) saya mencoba mengunjungi objek wisata tersebut, keadaannya bisa dibilang cukup memprihatinkan. Banyak fasilitas penunjang yang kurang terawat sehingga banyak yang rusak dan tidak bisa digunakan. Sebagai contoh, ada beberapa bekas kandang di tempat tersebut yang sudah tidak berfungsi lagi. Mungkin dulunya kandang-kandang tersebut digunakan untuk memelihara binatang sebagai pelengkap objek wisata Batu Seribu. Selain adanya kandang-kandang yang sudah tidak bisa digunakan lagi, di salah satu titik di kawasan tersebut ada sebuah gazebo pandang yang kondisinya penuh coretan. Hal ini mungkin ulah perilaku sebagian pengunjung remaja yang tidak bertanggung jawab.
Embung Pacinan yang terlihat dari atas. (Foto: Dok. pribadi.)
Hanya ada beberapa fasilitas pendukung yang saat ini masih bisa digunakan, di antaranya adalah kolam renang, arena bermain anak-anak, serta panggung hiburan yang hanya digunakan di hari-hari tertentu. Hal ini sebenarnya sangat disayangkan mengingat luasnya wilayah objek wisata Batu Seribu. Lahan perbukitan yang eksotis menjadi modal yang sudah dimiliki oleh objek wisata ini. Pembenahan besar-besaran saya rasa perlu dilakukan Pemkab terkait, mulai dari perbaikan akses jalan menuju ke objek wisata, penanaman kembali lereng-lerang bukit yang gundul, penambahan fasilitas pendukung yang memadai, serta tak ketinggalan promosi yang greget dari pihak terkait guna mengangkat nama objek wisata serta perekonomian masyarakat di sekitarnya.
Pemandangan dari atas bukit. (Foto: Dok. pribadi.)
Kolam renang, satu-satunya fasilitas yang menjadi daya tarik pengunjung. (Foto: Dok. pribadi)

3 komentar:

  1. Jadi penasaran wisata kesini, sebelumnya belum pernah bisa sampai sini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba saja Mas, kalau ada waktu luang main-main ke sini.

      Hapus
  2. Huwaaa....kapan kwe mrono?
    Ra ajak2 ik...tempat bersejarah kwi....jaman pradana mbiyen...huhuhuhu
    Kwe ra moto sg gua mulat naga kae?

    BalasHapus

Komentar Terkini