27 Maret 2014

"Sumur Kompan" dan Sekilas Kenangan

Siang ini saat makan siang di warung tak jauh dari tempat saya bekerja, saya melihat ada sebuah sumur pompa manual yang biasa digunakan si pemilik warung tersebut untuk mencuci piring dan peralatan warung lainnya. Sejenak saya tertegun dan berkata dalam hati, masih ada juga ternyata model sumur pompa manual seperti itu di zaman sekarang. Ingatan saya pun kemudian kembali ke masa kecil saya saat masih tinggal di Grobogan, tepatnya di Kecamatan Godong.
Wujud khas pompa tangan merek Dragon. (Foto: gemilangwahyupersada.com)
Saat masih tinggal di Grobogan, sekitar akhir tahun 80-an, saya tinggal di sebuah rumah yang letaknya tidak begitu jauh dari kantor balai desa. Di kompleks balai desa tersebut, ada sebuah sumur pompa manual yang biasa digunakan penduduk sekitar untuk mengambil air dan mandi. Kami menyebutnya sumur kompan. Saya masih ingat betul, saat sore tiba area sumur kompan tersebut selalu ramai dengan ibu-ibu dan anak-anak kecil yang dimandikan di tempat itu, termasuk saya.

Berbicara mengenai sumur pompa manual, bagian yang tak bisa dipisahkan begitu saja dari sumur pompa manual adalah pompa itu sendiri. Di tahun 70-an, di Indonesia cukup populer pompa air manual (atau disebut pompa tangan) dengan merek Dragon, terutama di daerah-daerah yang belum tersentuh listrik.

Di era sekarang, di mana peralatan sehari-hari sudah menggunakan tenaga listrik, keberadaan sumur pompa manual serasa semakin terpinggirkan. Meski begitu, kita masih bisa menjumpai jejak-jejak kejayaannya di tempat-tempat yang bahkan tidak kita duga. Barangkali Anda juga punya pengalaman serupa?

3 komentar:

  1. dulu di rumah juga pake itu mas... persis sama yang di foto. warna ijo merk dragon...
    dan banyak yang menyebutnya sumur kompan juga :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, trus sekarang gimana nasib sumur kompan Anda itu? :D

      Hapus
    2. sejak ada pompa listrik, si dragon pensiun mas...
      dan sejak dapat jatah air ledeng gantian pompa listriknya yang pensiun :D

      Hapus

Komentar Terkini