06 Maret 2014

Sedikit Cerita tentang Gedung DHC ’45 Solo

Beberapa waktu lalu bila Anda melintas di depan Beteng Trade Centre (BTC) ataupun Pusat Grosir Solo (PGS) ke arah timur, di kanan jalan, Anda akan mendapati sebuah bangunan tua yang tak terawat. Bahkan di sisi timur gadung tersebut, di dindingnya tertempel pengumuman yang berisi himbauan untuk tidak berada di sekitar bangunan, karena membahayakan. Itulah gedung Dewan Harian Cabang ’45 (DHC ‘45) Solo yang saat ini dipakai sebagai kantor bagi para veteran di kota Solo. Kondisinya yang bahkan sudah sangat memprihatinkan mengundang banyak penyayangan dari publik bila gedung tersebut diterlantarkan begitu saja.

Namun kini, bila Anda melintas kembali di depan gedung tersebut, Anda akan mendapati sejumlah pekerja yang sudah mulai merenovasi gedung tersebut. Jauh-jauh hari, Pemkot Solo memang telah menawarkan untuk merevitalisasi gedung tersebut. Awalnya, sempat terganjal oleh status kepemilikannya, namun berkat usaha dan lobi Pemkot Solo serta pengurus DHC ’45, gedung tersebut akhirnya disepakati untuk direnovasi. Dan sekitar akhir bulan kemarin, proses renovasi telah mulai dilaksanakan.
Proses renovasi gedung DHC '45. (Foto: antarafoto.com)
Rencanannya, gedung yang termasuk dalam Bangunan Cagar Budaya (BCB) tersebut akan direvitalisasi dan dikembalikan pada bentuk awalnya. Nantinya, gedung tersebut juga akan difungsikan sebagai museum perjuangan, galeri seni, serta tempat jajanan kuliner khas Solo.

Sejarah
Menurut riwayat, gedung DHC ’45 didirikan pada tahun 1876. Awalnya gedung tersebut adalah sekolah dan asrama yang dibangun pemerintah kolonial Belanda sebagai pelengkap kompleks militer Benteng Vastenburg. Di masa pendudukan Jepang, gedung tersebut kemudian dijadikan markas tentara Jepang dengan sebutan Senkokan. Setelah berhasil direbut kembali oleh TNI, gedung tersebut kemudian secara berurutan sempat difungsikan sebagai panti asuhan, markas kesatuan TNI, dan akhirnya dipakai untuk kantor oleh pengurus DHC ‘45.
Gedung DHC di tahun 1930-an. (Foto: Istimewa)
Itulah sedikit gambaran serta kilasan sejarah gedung DHC '45 Solo. Semoga saja renovasi akan berjalan dengan baik dan berhasil mengembalikan bentuk gedung tersebut seperti semula. Dengan harapan, di kemudian hari gedung tersebut mampu menjadi salah satu pusat edukasi sejarah di kota Solo.

Referensi: dari berbagai sumber

0 Komentar:

Posting Komentar

Komentar Terkini