26 Februari 2014

KA Kalijaga, Pemain Baru Jalur Solo – Semarang

Berbicara mengenai jalur kereta api Solo – Semarang, publik pasti ingat bahwa beberapa tahun lalu pernah beroperasi KA Pandanwangi yang melayani jalur Solo - Semarang, namun dihentikan pengoperasiannya pada 1 November 2011 lantaran sepi peminat.

Dan kini, di awal tahun ini tepatnya Sabtu 15 Februari 2014 lalu, PT KAI secara resmi membuka kembali jalur kereta api Solo – Semarang dengan dioperasikannya KA Kalijaga. Peluncuran KA Kalijaga dilakukan di Stasiun Purwosari, Solo oleh Wakil Menteri Perhubungan RI, Bambang Susanto. Peluncuran tersebut juga dihadiri oleh Dirut PT KAI, Ignatius Jonan, Menteri BUMN, Dahlan Iskan, dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Pengoperasian KA Kalijaga ini dilakukan untuk mengakomodasi permintaan masyarakat yang ingin bepergian dari Solo ke Semarang dan sebaliknya. KA Kalijaga berkapasitas 530 tempat duduk dan menempuh jarak 114 kilometer, yang ditempuh dalam waktu 2 jam 33 menit. Tarif KA yang dikenakan adalah sebesar Rp25.000 dan merupakan tarif tanpa subsidi (PSO). Para penumpang dapat memesan di semua loket resmi pemesanan tiket KA.

Nama Kalijaga sendiri diambil dari nama salah seorang Wali Songo yang menyebarkan agama Islam di Jawa, yaitu Sunan Kalijaga. Sunan Kalijaga adalah putra Adipati Tuban. Dalam berdakwah, beliau menggunakan pendekatan melalui kesenian dan kebudayaan lokal. Pemberian nama Kalijaga pada kereta api jurusan Solo - Semarang ini diharapkan dapat menumbuhkan kebangaan tersendiri pada masyarakat.

Dan berikut adalah jadwal keberangkatan KA Kalijaga yang saya ambil dari situs kereta-api.co.id (klik pada gambar untuk memperbesar tampilan).

2 komentar:

  1. Mas itu bukannya gambar kereta Sriwedari rute Solo-Jogja? kalo Kalijaga itu setahu saya pake gerbong kereta Bengawan, jadi keretanya warna oranye dan pake lokomotif. cmiiw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha, iya pas cari2 kmrn aku juga sangsi itu Kalijaga... Ya wis tak ilangin aja.. :P

      Hapus

Komentar Terkini