24 Januari 2014

Membuang Penat di Kali Elo, Magelang

Setahun yang lalu, tepatnya tanggal 26 Januari 2013, manajemen tempat saya bekerja mengadakan sebuah acara refreshing sekaligus petualangan, yaitu rafting di Kali Elo, Magelang, Jawa Tengah. Dipilihnya Kali Elo sebagai lokasi rafting dikarenakan lokasinya cukup terjangkau dari lokasi kantor kami di Kartasura, Sukoharjo. Selain itu arus di sungai ini terkenal cukup aman dan sangat cocok untuk kami para pemula.

Rombongan berangkat dari kantor di Kartasura menggunakan beberapa bus sewaan sekitar pukul 08.00 WIB via Yogyakarta. Perjalanan selama kurang lebih 3 jam tanpa terasa telah mengantar kami pada sebuah camp tempat kami melakukan persiapan sebelum menjelajahi Kali Elo, yaitu Kampoeng Ulu, Magelang. Sebagai operator, kantor kami mempercayakan pada Sabana Rafting di mana jasa mereka telah pula dipakai kantor kami di kesempatan sebelumnya.

Setelah melakukan briefing, pemanasan, disertai games yang dipandu oleh para guide, kami pun berangkat ke pos pemberangkatan di Kali Elo menggunakan mobil sejenis angkutan umum yang telah disediakan oleh pihak operator. Briefing sebelum rafting inilah hal terpenting bagi siapa saja yang ingin melakukan rafting, sebab di sesi tersebut diberikan pemahaman berkaitan dengan situasi-situasi saat di atas perahu karet nantinya. 

Setelah kurang dari 1 jam kami melakukan pemanasan, tibalah saatnya kami berangkat menuju pos pemberangkatan kami di Kali Elo. Dengan menggunakan mobil sejenis angkot, kami menuju pos pemberangkatan dengan masing-masing mobil membawa perahu karet di kap atasnya.

Setiba di pos pemberangkatan, kami pun segera mendapatkan pelampung, helm, dan dayung sebagai peralatan pendukung rafting kami. Satu perahu ditumpangi 7 orang termasuk seorang guide yang ikut dalam perahu kami. Di awal penyusuran, arus sungai masih tebilang tenang, namun perlahan variasi aliran dan jeram semakin sering kami temui. Sesekali sang guide memancing keceriaan kami dengan memercikkan air kepada perahu lain dari rekan kerja kami yang kebetulan mendekat ke perahu kami.
Di awal pengarungan, arus sungai masih tenang-tenang saja. (Foto: Elo Rafting)
Semakin terjal menuju ke tengah pengarungan. (Foto: Elo Rafting)
Di sepanjang pengarungan, kami pun disuguhi pemandangan elok yang memikat hati. Kami juga sempat menyaksikan Jembatan Blondo peninggalan Belanda dari bawah. Di tengah pengarungan, rombongan perahu kami berhenti untuk sejenak beristirahat sambil menikmati kelapa muda segar yang telah disediakan oleh Sabana Rafting. Setelah beristirahat sekitar 30 menit, kami pun melanjutkan pengarungan. Semakin menuju titik finish, riak sungai pun semakin terjal. Bebatuan sungai yang terkena sinar matahari menambah keindahan pemandangan Kali Elo kala itu.
Jeda di tengah pengarungan untuk menikmati kelapa muda. (Foto: Elo Rafting)
Terpaksa eksis di tengah-tengah jeda pengarungan. (Foto: Anang)
Setelah sekitar 3 jam kami melakukan pengarungan dengan penuh keceriaan dan kebasahan, tibalah kami di titik finish penyusuran. Di titik finish, kami sudah ditunggu oleh mobil-mobil sejenis angkot yang juga mengantar keberangkatan kami. Sesampainya di resto Kampoeng Ulu, kami pun segera membilas diri dan kemudian menikmati hiburan musik dan aneka hidangan yang telah disediakan pihak operator, sebelum kami bersiap pulang.

Itulah pengalaman saya setahun lalu, yang semoga masih pantas saya bagi di hari ini. Bagi Anda yang mempunyai rencana ingin refreshing bersama teman-teman sekantor, tidak ada salahnya mencoba petualangan di Kali Elo ini. Silakan mencoba!

Sabana Rafting
Desa Blondo, Mungkid, Magelang, Jawa Tengah
Telp. 0858 7869 9948

Referensi: sabanarafting.wordpress.com

4 komentar:

  1. bos dulu habis berapa biaya disana...?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah kalao biaya, kurang tahu saya. Ini udah kantor yg mengurusi. Coba dihubungi nomor kontak di atas, barang kali masih aktif.

      Hapus

Komentar Terkini