20 Desember 2013

"Gendhon", Larva Pohon Turi yang Bisa Dikonsumsi

Ada beberapa tulisan dalam blog ini yang membahas tentang kuliner pada umumnya. Hampir semua item kuliner tersebut bisa dengan mudah kita telusuri dan dapatkan di lingkup kota Solo dan sekitarnya. Dan kali ini, saya ingin menulis sedikit tentang kuliner di masa kecil saya yang barangkali saat ini sudah jarang kita dapati di lingkup kota Solo dan sekitarnya.

Awal ceritanya begini, saat saya duduk di bangku Sekolah Dasar dulu, adik saya mengalami sariawan yang susah untuk sembuh. Berbagai cara telah diupayakan termasuk ke dokter dan mengonsumsi bermacam obat, namun sariawan tersebut tidak juga sembuh. Sampai pada akhirnya ada salah seorang tetangga yang menyarankan untuk mengonsumsi gendhon yang digoreng.
Gendhon. (Foto: portalsatu.com)
Gendhon adalah sebutan masyarakat Jawa untuk larva yang hidup di pangkal batang pohon turi (Sesbania grandiflora). Larva pohon turi ini sebenarnya adalah larva kumbang tertentu dan memiliki ukuran yang cukup besar, yaitu sebesar ibu jari orang dewasa. Penampilannya mungkin bagi kebanyakan orang cukup menjijikkan, berwarna putih kemerah-merahan, dan tidak berbulu. Larva ini biasanya bersembunyi di dalam pangkal batang pohon turi, dan terkadang kita harus menggali tanah untuk mendapatkannya.

Gendhon di beberapa daerah di Jawa dipercaya dapat menyembuhkan masalah mulut, seperti sariawan ataupun gusi bengkak. Kandungan lemak yang tinggi, akan membuat binatang ini mengeluarkan minyak sewaktu digoreng/dibakar. Mungkin lemak inilah yang dipercaya berkhasiat karena mengandung banyak protein.

Soal rasa, gendhon goreng menurut saya cukup gurih untuk bagian tertentu, namun aroma khasnya kadang mengalahkan kegurihan yang dimilikinya. Jadi memang diperlukan nyali untuk menyantapnya. Berani coba?

0 Komentar:

Posting Komentar

Komentar Terkini