14 Desember 2013

Cerita Lagu "Prawan Kalimantan"

“Rina wengi tansah kelingan, prawan ayu Kalimantan …”
Itulah penggalan lagu Prawan Kalimantan lantunan Didi Kempot dan Yan Velia yang tengah menjadi tren di lingkungan saya tinggal, baik di lingkungan kerja saya maupun di lingkungan keseharian saya. Hal tersebut tidak mengherankan, sebab di kota tinggal saya, kota Solo, lagu-lagu Didi Kempot memang selalu mendapat tempat. Dan mungkin juga hal ini berlaku di beberapa kota di Jawa Tengah lainnya.
Yan Velia dan Didi Kempot pada sebuah show. (Foto: solopos.com)
Lagu Prawan Kalimantan aslinya berjudul Karindangan yang artinya teringat-ingat, kangen, atau rindu. Lagu ini diciptakan dan dinyanyikan oleh Nanang Irwan, seorang penyanyi sekaligus pencipta lagu-lagu Banjar yang berasal dari Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Lagu Karindangan ini terdapat dalam album Nanang Irwan berjudul Lagu Dangdut Khas Banjar Karindangan yang diiringi oleh Musik Mutia Group.

Didi Kempot, sebagai seorang musisi campursari yang identik dengan budaya Jawa, merasa perlu memasukkan unsur-unsur budaya Nusantara ke dalam karya-karyanya agar campursari mampu diterima oleh segenap bangsa Indonesia. Maka dimasukkanlah unsur Kalimantan dalam lagu Prawan Kalimantan yang dibawakannya bersama Yan Velia.

Referensi: id.answers.yahoo.com (K2 Ichsan), coffeepaste.wordpress.com, id.wikipedia.org

0 Komentar:

Posting Komentar

Komentar Terkini