15 Agustus 2013

Lagu "Oplosan", Ajakan Menuju Kebaikan

Mengajak kepada kebaikan dapat dilakukan dengan macam-macam media, salah satunya melalui lagu. Bila dulu kita mengenal Rhoma Irama dengan lagu Mirasantika yang sarat dengan muatan moral dan ajakan untuk menjauhi minuman keras dan narkotika, belakangan ngetren pula sebuah lagu berbahasa Jawa yang bertemakan minuman keras yang sedang banyak disuka oleh para pecinta dangdut campursari. 
Wiwik Sagita. (Foto: last.fm)
Bagi Anda yang berdomisili di Jawa Tengah dan Jawa Timur, barangkali sudah tidak asing lagi dengan lagu berjudul Oplosan yang aslinya diciptakan dan dinyanyikan oleh Nur Bayan, seorang seniman campursari asal Kediri, Jawa Timur. Oplosan adalah lawan kata “murni”, dan kata ini dipakai untuk menggambarkan sebuah bahan yang sudah tidak murni karena dicampur dengan bahan lainnya, semisal bensin oplosan, oli oplosan, minyak oplosan, dan juga tak ketinggalan minuman keras oplosan. Oplos sendiri berasal dari kata opplosen yang artinya adalah mencairkan. Namun dalam keseharian, kata oplos dimaknai sebagai mencampurkan.

Fenomena minuman keras oplosan memang cukup menyita perhatian, sebab sudah banyak kasus kematian akibat menenggak miras jenis ini. Secara keseluruhan lagu ini berisi ajakan untuk meninggalkan kebiasaan menenggak minuman keras, terutama miras oplosan. Karena seperti kita ketahui bersama bahwa efek minuman keras ini sangat berbahaya bagi tubuh manusia. 

Selain versi asli lagu tersebut, muncul pula versi dangdut koplo yang tak kalah populer bahkan lebih populer dari versi aslinya. Ada beberapa orkes melayu yang membawakan dengan apik lagu Oplosan ini, salah satunya adalah orkes melayu New Palapa bersama penyanyi Wiwik Sagita.

Dan berikut adalah penggalan referen lagu Oplosan tersebut.  
“Tutupen botolmu, tutupen oplosanmu, emanen nyawamu, ojo mbok terus-teruske mergane ora ono gunane …” 
(Tutuplah botolmu, tutuplah oplosanmu, sayangi nyawamu, jangan kau terus-teruskan karena tidak ada gunanya …)

0 Komentar:

Posting Komentar

Komentar Terkini