01 Juli 2013

Seperti Mimi dan Mintuna

Bagi Anda orang Jawa, pastilah sering mendengar istilah mimi lan mintuna. Istilah mimi lan mintuna sering dipakai dalam kesusastraan Jawa untuk menggambarkan sebuah kesetiaan akan pasangan. Sampai saat ini istilah mimi lan mintuna masih sering dipakai oleh pembawa acara dalam sebuah acara resepsi pernikahan yang menggunakan adat Jawa.
“…rinten dalu enjing sonten, amung tansah runtung-runtung. Bebasane keket raket renggang gula kumepyur pulut, runtung-runtung rerentengan pindha mimi lan mintuna.” 
(…siang malam pagi sore, senantiasa bersama-sama. Ibaratnya rapat-rapat, renggangnya gula berlumur getah nangka, bersama-sama beriringan seperti mimi dan mintuna.) 

Wujud mimi dan mintuna dalam lukisan. (Foto: nytimes.com)
Lalu apa sih, mimi dan mintuna itu? Mimi dan mintuna adalah sejenis ketam, yang dalam bahasa Inggris disebut horseshoe crab, karena memang bentuknya mirip ladam kuda. Hewan ini termasuk hewan beruas yang habitatnya ada di paya-paya. Dalam bahasa Indonesia disebut kepiting ladam atau belangkas, sedangkan dalam bahasa Jawa jenis jantannya disebut mimi sedang betinanya disebut mintuna

Perilaku mimi dan mintuna ini bisa dibilang unik, karena ke mana-mana selalu berpasangan, sehingga tidak aneh bila kemudian orang Jawa membuat penggambaran bahwa sepasang suami istri yang hidup rukun, ke mana-mana selalu bersama, dikatakan seperti mimi dan mintuna. Olah karena itu dipakailah istilah ini sebagai panyandra (penggambaran yang baik) pada upacara-upacara pengantin beradat Jawa.

Referensi: iwanmuljono.blogspot.com

0 Komentar:

Posting Komentar

Komentar Terkini