05 Juli 2013

Semarak Reklame di Kalilarangan Solo

Kemarin sore, saya baru saja mengambil pesanan sebuah name tag (nama dada) buat istri di kawasan Kalilarangan Solo. Bagi Anda yang sudah tinggal cukup lama di kota Solo, pasti sudah paham bahwa kawasan Kalilarangan selain terkenal akan sebuah warung baksonya yang cukup ramai, juga dikenal sebagai pusat UKM reklame di kota Solo. Memang benar di gang kecil bernama Jalan Kalilarangan inilah ada sekitar 90-an perajin reklame berjejer dari barat ke timur di kanan dan kiri jalan. Para perajin ini menerima pesanan antara lain pelat nomor kendaraan, stempel, neon box, MMT, vandel, piala, lencana, papan nama, dan sebagainya. 
Kawasan Kalilarangan, Solo. (Foto: fadjar.myenglish.com)
Jalan Kalilarangan masuk dalam wilayah Kelurahan Jayengan, Kecamatan Serengan, Surakarta. Saat itu sekitar tahun 74/75-an, Walikota Solo, R. Hartomo meminta kepada para perajin reklame yang menempati kawasan Jalan Gatot Subroto, Singosaren, Solo, untuk pindah dan menempati kawasan Kalilarangan. Saat itu jumlah perajin yang dipindah hanya beberapa saja dan masih memakai peralatan asongan layaknya pedagang asongan. 

Mulai sekitar tahun 90-an, seiring majunya teknologi cetak-mencetak, maka industri reklame di sini pun juga mengalami perkembangan. Tak hanya mengerjakan pesanan berupa pelat nomor kendaraan, namun juga kartu nama, MMT, spanduk, dan lain sebagainya. Saat ini, di kawasan ini ada sekitar 90-an perajin yang sehari-hari menerima pesanan dan membuatnya di kawasan ini. 

Referensi: Joglosemar

2 komentar:

  1. banyak banget penjual jasa di sini. persaingan juga tentu sangat ketat. tapi yg namanya rezeki sudah ditetapkan, masing2 mendapat bagiannya secara pasti juga :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar Mbak, seketat apapun persaingan asal tetap berusaha, jatah dari Yang Kuasa pasti ngalir aja.. :)

      Hapus

Komentar Terkini