03 Juni 2013

Selamat Jalan, Pakdhe Emil

Hari Sabtu, 1 Juni 2013, barangkali adalah hari terkelam bagi para personil dan penggemar Orkes Humor Aseli Solo, Pecas Ndahe. Pasalnya, di hari itu salah satu joker andalan dalam kelompok Pecas Ndahe, Emil Abdillah Chaneman atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pakdhe Emil, tutup usia. 

Pelawak yang terkenal dengan lawakan spontannya ini meninggal Sabtu, 1 Juni 2013 sekitar pukul 20.00 WIB di rumah sakit dr. Oen Kandang Sapi, Solo. Pakdhe Emil meninggal pada usia 43 tahun karena penyakit bakteri saluran kencing. Pakdhe Emil meninggalkan seorang istri dan dua orang anak yang masih berusia 12 dan 9 tahun. 
Jenazah Pakdhe Emil saat diberangkatkan untuk disalatkan. (Foto: Eddy Asa)
Bagi para ndaser (sebutan fans setia Pecas Ndahe), Pakdhe Emil dikenal sebagai seorang joker yang spontan dan segar. Banyak lawakan beliau yang muncul secara spontan di panggung sewaktu pentas. Saat menghafal lagu pun, Pakdhe Emil dikenal sebagai personil yang paling susah menghafal lirik dan ngepaske nada. 

Setelah disemayamkan di rumah duka, di Mertodranan RT 001/RW 001 No 81, Pasar Kliwon Solo, jenazah Pakdhe Emil disalatkan di masjid Assegaf, Pasar Kliwon, Solo dan kemudian dimakamkan di permakaman Klumprit, Bekonang, Sukoharjo. 

Kepergian Pakdhe Emil ini tentu saja meninggalkan kenangan dan duka yang mendalam terutama bagi para personil, sahabat, keluarga, ndaser, dan tentu saja warga Solo pada umumnya. Selamat jalan Pakdhe, tersenyumlah di sana.

Referensi: Solopos

0 Komentar:

Posting Komentar

Komentar Terkini