15 Mei 2013

Sirup Kawis Pelampias Dahagaku

Hari ini, ada salah satu teman kerja saya yang membawa serta sirup dari buah kawis ke kantor. Karena rindu akan kesegaran minuman khas Rembang satu ini, saya pun memberanikan diri untuk meminta sedikit, sebagai obat kangen minuman yang berasal dari buah kawis ini. Ini bukan kali pertama saya merasakan segarnya sirup kawis, karena memang beberapa tahun yang lalu, saya sempat mempunyai kenalan beberapa mahasiswa asal Rembang yang nge-kost di lingkungan saya yang selalu membawa oleh-oleh sirup kawis ketika balik ke Solo sepulang mudik dari Rembang. 
Wujud buah kawis. (Foto: unibio-center.blogspot.com)
Sirup kawis diolah dari buah kawis (Limonia acidissima) yang konon berasal dari India. Tumbuhan ini juga tumbuh di daerah Srilanka, Myanmar, dan Asia Tenggara. Di Indonesia, kawis banyak tumbuh di daerah Pantai Utara, Aceh, dan Bali. Buah ini berwarna cokelat pucat kehijauan berbentuk seperti batok kelapa serta mempunyai aroma yang harum ketika masak. Buah ini sangat jarang ditemui sehingga sangat jarang ada orang yang menjual buah ini.
Sirup kawis dalam kemasan botol. (Foto: manteb.com)
Buah kawis selain rasanya yang nikmat, juga memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan, karena sangat segar untuk asupan penambah stamina. Kulit batang pohonnya pun diyakini bisa membantu memperbaiki haid yang kurang teratur, selain itu juga bisa untuk mengatasi gangguan hati, mual-mual, hingga luka akibat gigitan serangga. Berani mencoba? Keep calm and enjoy the kawis!

3 komentar:

  1. wah, lama banget nggak lihat kawis. dulu simbahku punya pohonnya. tapi aku gak tahan baunya hehe

    BalasHapus
  2. Oh gitu, btw Simbah di Rembang atau di Solo?

    BalasHapus

Komentar Terkini