19 November 2012

Car Free Day-an Lagi Setelah 6 Bulan Absen

Setelah sekitar 6 bulan saya tidak menikmati kemeriahan Solo Car Free Day (Solo CFD), akhirnya Minggu pagi kemarin saya bisa kembali menemui kemeriahan Solo CFD bersama teman-teman saya. Tak banyak memang yang berubah dengan suasana Solo CFD pagi itu. Dari ujung timur, masih bisa saya temui kegiatan senam aerobik bersama, tepatnya di depan hotel Best Western. Bergeser ke barat sampai jembatan penyeberangan Sriwedari yang menjadi “daerah kekuasaan Pak Mayor” pun tak banyak yang mengalami perubahan. 
Dua warga Solo sedang menikmati suasana Solo Car Free Day. (Foto: Arie Kurniawan)
Namun di luar hal tersebut di atas, ada sedikit perbedaan dengan penataan pedagangnya bila dibandingkan dengan pelaksanaan-pelaksanaan Solo CFD sebelumnya. Pasalnya mulai beberapa waktu yang lalu Dinas Perhubungan Kota Surakarta telah mengeluarkan peraturan yang berkaitan dengan pelaksanaan Solo CFD terutama soal zonasi PKL kuliner Solo CFD. Dalam peraturan itu, pedagang yang biasa berjualan di jalur lambat, trotoar, maupun taman, harus berpindah ke city walk. Meski begitu ada juga area-area di city walk yang dilarang dipakai untuk berjualan dalam setiap Solo CFD, yaitu antara lain di depan Loji Gandrung, Plaza Sriwedari, Wuryoningratan, Solo Grand Mal (SGM), dan Riyadi Hotel. Ditambahkan pula, jenis dagangan pun telah diatur dengan jelas bahwa hanya pedagang kuliner yang diperkenankan berdagang saat Solo CFD.

2 komentar:

Komentar Terkini