12 Oktober 2009

Tema Unik di Balik Video Klip "Jalan Terbaik"

Pagi tadi selepas joging, saya mampir ke warnet tempat Jei, temen saya bekerja. Kebetulan dia kebagian shift malem, jadi ketika jam dinding di warnet itu menunjukkan jam 7 pagi pun dia masih stay di situ. Setelah ngobrol ngalor-ngidul, sampailah pada bahasan tentang perbadaan keyakinan di dalam sebuah hubungan asmara. Spontan dia memberi contoh pada saya tentang tema yang juga diangkat dalam video klip Jalan Terbaik-nya grup band Seventeen.

Seperti kita tahu, setelah sukses dengan single-single sebelumnya, kali ini band yang digilai oleh beberapa teman saya ini kembali dengan single-nya yang bertajuk Jalan Terbaik. Ada yang menarik dengan tema video klip lagu ini. Jika video-video dari band-band sejenis sebelumnya biasa menekankan pada ketidaksetujuan orang tua akan sebuah hubungan asmara, kali ini tema perbedaan keyakinanlah yang coba disajikan di video klip ini.
Salah satu adegan dalam klip Jalan Terbaik. (Foto: Youtube)
Sebagai penikmat musik (bukan kritikus), saya membagi video klip ini ke dalam 4 bagian. Bagian pertama: pengenalan tokoh, kedua: pemaparan cerita, ketiga: klimaks, dan keempat: penyelesaian.

Pada bagian pertama, saat mengalun intro lagu, di sini dikenalkan dengan jelas kedua tokoh dalam video ini. Tema perbedaan latar belakang agama sudah sangat jelas tergambar di bagain ini. Si cewek yang diperankan oleh artis pendatang baru Citra Kirana sedang berdoa dengan 'kepalan tangan' khas agama Nasrani sedangkan si cowok terlihat sedang memegang butir-butir tasbih yang identik dengan agama Islam, di tangannya.

Pada bagian kedua, mulailah kedua tokoh ini dipertemukan dalam sebuah kecelakaan kecil. Si cowok menabrak si cewek yang sedang menuntun sepeda di depan rumahnya. Sampai dengan masa-masa bahagia mereka yang digambarkan dengan adegan penuh canda di antara bunga.

Bagian ketiga, adalah bagian klimaks. Bagian ini diawali dengan adegan dipungutnya kalung salib milik si cewek yang jatuh ke tanah. Dan puncaknya adalah adegan di mana si cowok ditolak mentah-mentah oleh orang tua si cewek di rumahnya.

Bagian keempat adalah penyelesaian. Pada bagian ini, pelukan dan tangisan cukup mendominasi. Sampai pada sebuah adegan di mana kedua tokoh itu berjalan yang seolah-olah bersama, namun ternyata melewati jalan yang bercabang dan berbeda arah. Dan mungkin itulah jalan terbaik bagi mereka.

1 komentar:

  1. aku juga tertarik nih sama klip yang satu ini.
    banyak ilmu yang bisa diambil. salah satunya : cinta sih cinta, but kalo bertentangan sama jalan yang digariskan Tuhan ya... ntar dulu deh.. dipikir lagi.

    BalasHapus

Komentar Terkini