11 Agustus 2009

JRS Solo 1st Anniversary Party (Review)

Bak menonton konser J-Rocks! Itulah komentar yang tepat untuk menggambarkan keceriaan dan kemeriahan rangkaian acara JRS Solo 1st Anniversary Party di Elbas Cafe Solo pada Hari Sabtu, 9 Agustus 2009 kemarin. Dengan mengambil tema 1 Tahun 1 Spirit, panitia berharap gelaran acara ini bisa dimanfaatkan sebagai sarana saling kenal, saling akrab sekaligus momentum tepat untuk lebih merapatkan barisan lagi sebagai Satu Spirit di bawah bendera Solo J-Rockstars Club. Tak ayal, sekitar 50-an j-rockstar Solo dan sekitarnya tumpah ruah membanjiri Elbas Cafe Solo di mana acara ini digelar. Hal ini sungguh di luar perkiraan panitia mengingat pada hari yang sama, bahkan jam yang hampir bersamaan pula, anak-anak J-Rocks sendiri tengah berada di Semarang untuk mengisi acara pensi sebuah SMA di Semarang. Ini menunjukkan betapa kami sangat konsisten dan tidak terpengaruh dengan jadwal show J-Rocks. Yeah, the show must go on!
Prosesi jelang tiup lilin ultah ke-1 JRS Solo. (Foto: JRS Solo)
Waktu menunjukkan pukul empat sore, ketika acara dibuka dengan penampilan anak-anak Higashi band yang membawakan hits Lepaskan Diriku, disusul dengan pidato sambutan dari koordinator JRS Solo, Ratih Wulan, maupun ketua panitia pelaksana sekaligus ketua JRS Solo, Adit.

Dalam kesempatan ini juga dicanangkan sebuah gerakan peduli lingkungan dari JRS Solo yang diberi label Green J-Rockstars. Pencanangannya sendiri secara simbolis ditandai dengan diserahkannya sebuah tanaman dalam pot kepada pihak Elbas Cafe yang diwakili oleh Bapak Imanuel, sebagai bentuk kepedulian anak-anak JRS Solo terhadap lingkungan. Acara kemudian dilanjutkan dengan ‘ritual’ potong kue ulang tahun oleh ketua JRS Solo yang kemudian potongan pertama kue tersebut diserahkan kepada Arie Kurniawan sebagai perwakilan para pendiri JRS Solo. Rangkaian acara ini sendiri dipandu oleh MC kembar, Anggie dan Risa.

Keceriaan dan kemeriahan gelaran acara ini ternyata tak membuat kami lupa akan kondisi sosial yang belakangan ini terjadi di Indonesia. Dan yang masih lekat di ingatan kita adalah peristiwa wafatnya salah seorang musisi yang juga peduli dengan lingkungan sekitarnya, yaitu Mbah Surip. Maka dalam kesempatan ini, sejenak kami heningkan cipta untuk musisi nyentrik namun jujur tersebut.

Inti acara pun telah dilewati satu persatu, acara kemudian diisi oleh penambilan Tha Kaze yang membawakan lagu-lagu dari J-Rocks dan juga Laruku. Sontak kami pun berjingkrak menari dan beryanyi bersama-sama membaur dengan para personil band di atas stage. Sesekali sang vokalis meneriakkan yel khas J-Rockstars: J-Rockstars Satu Spirit! Penampilan The Kaze ini pun tentunya diselingi dengan acara games yang seru.

Menjelang maghrib, acara berhenti sejenak untuk menghormati waktu sholat maghrib. Jeda waktu ini tentu saja kami manfaatkan untuk berfoto, makan bersama atau bahkan berkenalan dengan sesama j-rockstar. Selepas maghrib, acara kembali bergulir dengan dilantunkannya tembang-tembang J-Rocks oleh The Kaze, yang sesekali diselingi games seru serta ‘aksi’ lempar-lemparan kue tart kepada siapapun yang ada di acara itu.

Menjelang penghujung acara, munculah ke atas stage, sebuah band dadakan dan spontanitas, terdiri dari anak-anak JRS Solo yang melantunkan Fallin’ In Love-nya J-Rocks. Dan meski tanpa latihan sebelumnya, terbukti lagu ini bisa menjadi perekat yang kuat bagi sesama j-rockstar yang hadir waktu itu. Beribu harapan pun terbersit di benak kami, semoga untuk ke depannya, acara-acara seperti ini akan selalu terulang. Dengan keceriaan dan kebersamaan yang lebih dahsyat tentunya.

Akhirnya, ucapan terima kasih pun kami haturkan kepada segenap pihak yang turut membantu lancarnya acara ini. Sampai jumpa tahun depan, tetap semangat dan keep 1 spirit!

0 Komentar:

Posting Komentar

Komentar Terkini