11 Agustus 2008

Bertemu J-Rocks di Soundrenalin Jogja

Rangkaian gelaran A Mild Live Soundrenalin 2008 Free Your Voice akhirnya mencapai puncaknya kemarin (10/08). Digelar di Peace Park Prambanan, Klaten, event tahunan ini menampilkan sederet band dan juga penyanyi papan atas tanah air serta beberapa band tamu mancanegara, di antaranya D'Massive, Jikustik, Bunga Citra Lestari, Audy, Samsons, The Dearest (Canada), Crowed King (Canada), Saw Loser (Singapura), Skid Row (USA), Letto, Garasi, Kerispatih, PAS, Naif, Dewa, Andra and The Backbone, T2, J-Rocks, Afgan, dan sebagainya.

Saya dan adik saya, sebagai wakil dari J-Rockstars Club (JRS) Solo, tiba di venue sekitar pukul 1 siang. Di sana kami sudah ditunggu oleh teman-teman dari JRS Jogja dan Semarang. Setelah berkenalan dengan mereka, saya bersama empat orang teman dari JRS Jogja dan Semarang dipertemukan dengan Mas Sigit dari manajemen J-Rocks oleh Mina-san, selaku koordinator JRS di wilayah Jogja khususnya, yang kemudian dibawa ke backstage untuk kemudian membantu membagikan souvenir berupa jimbe kepada penonton sebagai pendukung penampilan J-Rocks kala itu.
Bersama dua personil J-Rocks dan beberapa j-rockstar. (Foto: Manu Manjaya)
Di backstage, terlihat empat personil J-Rocks yang sudah siap dengan dandanan serta kostum panggung warna hitam beraksen batik Jawa. Dan tentu saja kami tak melewatkan kesempatan ini untuk kenal lebih dekat dengan anak-anak J-Rocks plus foto-foto bersama.

Di backstage, tak hanya personil J-Rocks yang ada di sana. Beberapa kali saya melihat banyak artis wira-wiri dengan urusannya masing-masing. Sebut saja Audy, Garasi band, Gading Martin, Icha Jikustik, Juliette band, Kangen band, Alexa, dan sebagainya.

Setelah sekitar 30-an menit ngobrol dan juga foto-foto di backstage, kami berlima kemudian akhirnya keluar membaur dengan penonton sambil membagikan jimbe berlogo J-Rocks.

Akhirnya setelah di-presenting oleh Gading Martin selaku MC, muncullah seorang sinden muda serta seorang pemain siter (sejenis kecapi), yang keduanya berpakaian khas Jogja, duduk di panggung sambil melantunkan lagu Suwe Ora Jamu, disusul oleh anak-anak J-Rocks yang menyanyikan penggalan lagu Sinanggar Tulo dengan iringan permainan drum Anton. Dan meluncurlah intro Lepaskan Diriku dengan tiba-tiba. Para JRS pun melompat bersama.

Menginjak lagu kedua, ada semacam fagmen singkat di awal lagu. Lagi-lagi dimainkan oleh sepasang pemuda-pemudi berpakaian tradisonal Jawa khas Jogja lengkap dengan properti berupa sepeda onthel tua yang dituntun si pria. Dan merayulah si pria dengan lagu Cobalah Kau Mengerti yang diteruskan oleh Iman c.s.. Dari arah penonton, tak henti-hentinya para JRS bernyanyi bersama dan melompat.

Nah, baru akan menginjak lagu ketiga, terdengarlah lagu Rasa Sayange yang menjadi backsound saat Iman menyampaikan 'orasi'. Intinya, anak-anak J-Rocks mengajak jangan pernah lupa akan hakikat kita sebagai bangsa Indonesia, serta jangan sampai kebudayaan kita tercuri lagi oleh bangsa asing. Dan kemudian termainkanlah lagu Kau Curi Lagi.

Di lagu Kau Curi Lagi ini ada yang beda sekaligus unik buat kami anak-anak JRS. Jika biasanya Iman memainkan gitarnya untuk mengisi sesi melodi bareng Sony, namun kali ini Iman menggantinya dengan permainan seruling bambu yang ia mainkan sendiri. Selain itu terdengar juga sayup-sayup suara penari kecak yang disisipkan di tengah-tengah lagu.

Setelah selesai membawakan lagu Ceria sebagai lagu penutup, perlahan empat personil J-Rocks berdiri mendekat dengan penonton diikuti oleh segenap crew yang ikut naik ke atas panggung. Detik-detik inilah yang menurut saya sedikit membuat kami merinding, pasalnya dengan iringan lagu Bagimu Negeri, J-Rocks dan crew dengan sikap sempurna melakukan penghormatan kepada bendera Merah Putih yang sengaja dikibar-kibarkan oleh salah seseorang dengan pakaian ala Paskibraka yang tepat berdiri di depan stage tempat anak-anak J-Rocks berdiri.

Akhirnya penampilan J-Rocks kali ini ditutup dengan pelepasan balon berwarna merah dan putih yang memang sudah disiapkan sebelumnya di atap stage. Benar-benar sajian yang terkonsep dengan matang.

2 komentar:

  1. aduh semangat j rock emg ok...

    tp kok klo pake nama berbau jepang kayanya kontradiksi dey

    jadi malu sama pejuang yg ngorbanin nyawanya buat ngusir penjajah fasis jepang....

    BalasHapus
  2. asem ik fotoqu wkt d backstage ora d pasang....
    hiks,hiks....
    pdahal yg ambil ft kalian aq semua... jahat2..
    ahagz...hehe=D

    jrs_semarang, "manu,kun"

    BalasHapus

Komentar Terkini